Pas menjelang hari Valentin, 14 Februari, makin banyak yang pesen coklat. Rasa pegel nglembur hingga larut malam, terbayar saat pelanggan ceria memilih aneka coklat daganganku.
Setiap bulan Februari supermarket langganan saya di Bandung ini memajang aneka coklat yang ditata apik di booth khusus. Selalu saja ramai dikerubuti pembeli.
Setiap bulan Februari supermarket langganan saya di Bandung ini memajang aneka coklat yang ditata apik di booth khusus. Selalu saja ramai dikerubuti pembeli.
Kuberanikan diri untuk menawarkan homemade coklat buatan sendiri … belum beruntung, manajemen minta persyaratan antara lain Surat Perijinan atas usaha pembuatan coklat yang saya lakukan.
![]() |
| my homemade chocolate ... |
Saya tak dapat memenuhinya. … Ditolak.,, ! dhuh ...
Tak putus asa, saat itu sedang semangat banget praktek bikin coklat. Tantangan saya adalah menarik konsumen untuk membelinya, sebagai tolok ukur bahwa coklat buatanku layak dibeli. Sebelumnya hanya diberikan sebagai gift aja alias gratisan … lalu ada yang memesannya. Semangat makin tergenjot lagi.
Pilihan tertuju pada sebuah sekolah SMU di kota Bandung. Sayapun survey ke sana … di depan seberang sekolah ada deretan kios dan koperasi sekolah … siiiip. Saya berikan contoh gratis untuk dicicipi. Ternyata coklatku disukai, beberapa sudah mulai ada yang pesan. Makin semangat dah.
Puncaknya semakin deket Hari Valentine, makin laris manis dagangan coklatku.
Ada yang minta dituliskan "nama khusus" untuk diberikan kepada orang yang disayanginya.
Ada yang minta bentuk khusus. Ada juga yang minta extra plus bunga.
Ayo silakan dipilih :
Ada coklat yg isinya kacang almond, rasa mint, blueberry.
Ada yang bentuk "lope', bentuk mawar, bentuk bibir.
Ada yang bentuk coklat box dengan di- isi boneka2 imut dari coklat.
![]() |
| Aneka kreasi coklat jualanku Yu-Lady ... |
Hingga suatu hari … ada telepon pelanggan yang memesan Coklat Valentine,
Jawabku : Maaf .. Minggu ini libur enggak bikin coklat Valentin lagi.
Silakan pesan lagi Minggu depan.
Jawabku : Maaf .. Minggu ini libur enggak bikin coklat Valentin lagi.
Silakan pesan lagi Minggu depan.
Plong rasanya ...
akhirnnya dapat menentukan sikap terhadap diri
sendiri yang sebelumnya terasa membelenggu relung hati . Allah akan ganti dengan rizki lain yang lebih baik, Insya Allah.
Kini, :
1. Saya tidak (lagi) ikut merayakannya, atau menghadirinya.
2. Saya tidak (lagi) menjual bingkisan (pernak-pernik) bertema Hari Kasih Sayang, misalnya coklat, bunga mawar merah, kartu ucapan selamat, atau lainnya.
3. Tidak juga memberikan ucapan selamat Hari Kasih Sayang.
Diantara dalilnya adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya :
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”
.(HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)
.(HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)
Ya Allah..., bagaimana dengan jualanku yang lalu..?
Ampuni hamba atas ketidakpahaman ini. Ya Rabb aku mohonkan petunjukMU.
![]() |
| Coklat dan Qahwa kopi arabi, klop dah, Silakan ...
Mari sini… Selalu ada sukulat di hatiku
I Love Chocolate …
|






















