LUBANG BUAYA Bukti Sejarah Kekejaman PKI

Ingat pelajaran sekolah tentang peristiwa G30S PKI..ada cerita "sumur maut - lubang buaya" di dalamnya. Begitu melekat dalam ingatanku...iiihhh sereeem banget..,"lubang buaya"...pasti banyak buaya-nyaaaa...

LUBANG BUAYA  ( disebut juga Monumen PANCASILA SAKTI )

Sumur maut
Adalah ( lubang yang sempit ) tempat dibuangnya jasad  Para Pahlawan Revolusi....mmm sadiisss. Perjalanan sejarah Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia telah mengalami berbagai ancaman, tantangan dan gangguan yang berupaya merombak dan mengganti Dasar Negara PANCASILA menjadi paham Komunisme yang dilakukan oleh PKI Parta Komunis Indonesia.

Ituuuu tuh SUMUR MAUT 
Setelah gagal dalam Pemberontakan ke-1 (pertama) yaitu tanggal 18 September di Madiun, PKI kembali melancarkan penghianatan yang ke-2 (kedua) yaitu pada tanggal 1 Oktober 1965 yang dikenal dengan nama Gerakan Tiga Puluh September PKI ( G 30 S PKI ). 

PKI membunuh 7 (tujuh) Perwira Angkatan Darat yaitu :
1. Ahmad Yani, 2. Suprapto, 3. S,Parman, 4.Sutoyo, 5. Haryono, 6.Piere Tendean, 7.Panjaitan.

Mereka dibawa ke desa Lubang Buaya dan disiksa di sebuah rumah. 
Sebagai bukti kekejaman, semua korban dimasukkan ke dalam 'sumur' dengan kedalaman 12 meter dan garis tengah 75 cm.
Replika penculikan kekejaman PKI
Untuk mengenang dan menghormati jasa Para Pahlawan yang telah gugur tersebuit, 
maka tahun 1992 telah diresmikan Museum Penghianatan PKI oleh Presiden RI.

Di area Museum disajikan:
* 34 diorama yang menggambarkan kegiatan 'makar' PKI.
* Kendaran yang bernilai sejarah tertata rapi di taman museum
* Ruang Relik tempat penyimpanan benda-benda sejarah
* Ruang Teater yang menyajikan Film Dokumenter Sejarah peristiwa G 30 S PKI.
* Kantin dan Souvenir Shop

Mobil Dinas MENPANGAD ( Menteri Panglima Angkatan Darat )
Jenderal TNI Ahmad Yani
Lokasi
Monumen ini terletak di :
Jalan Raya Pondok Gede, desa Lubang Buaya, Jakarta Timur. Telp 021-8400423
Dibuka untuk umum. Tiket masuk Rp.2,500 / orang.
Tersedia Guide, dikenakan biaya.

Guide Lokal
Sengaja kami menggunakan Guide yang disediakan Pengelola :
* Mendapatkan informasi sejarah dengan jelas.
* Menikmati Pemutaran Film Dokumenter Serangan G30S-PKI di dalam ruangan khusus.
* Disediakan Buku Panduan tentang sejarah Lubang Buaya.
* Mengunjungi Ruang Relik

Ruang Relik
Terletak di seberang area Sumur Maut.
Di Ruang Relik tersimpan bukti sejarah berupa benda-benda yang dipergunakan oleh para pahlawan, diantaranya pakaian aseli yang dikenakan saat diculik dan dianiaya kemudian dibunuh dengan keji oleh PKI.

Noda darah masih melekat pada baju ... fakta !


Aseli di sini ane merindiiinggg ...

Menurut cerita masyarakat setempat, dulu di daerah tersebut terdapat sebuah sungai dimana sering muncul seekor buaya.

Bapakku target penculikan 

Bapakku (Rahimahullah - RIP) seorang pendidik, Kepala Sekolah,
Waktu itu ... Rumah kami termasuk yang diberi "tanda khusus" target operasi penangkapan.

Siang hari Bapak bekerja mengajar di sekolah.
Menjelang maghrib setelah sholat, Bapak berpamitan untuk "mengamankan diri".
Kadang di rumah saudara, berpindah-pindah, kadang masuk ke hutan, atau lebih jauh lagi ke pegunungan. Ibu selalu berdoa ... sambil mendekap kakak2ku.

Tidur pun tiada nyenyak, menunggu sang waktu agar cepat berlalu.

Benar saja, suatu malam rumah kami diketuk, digerebeg beberapa orang "mencari" Bapak.
Seluruh penjuru rumah, kolong, diperiksanya. Dalam takutnya Ibu mencegah sekuat tenaga agar kakak2ku tidak menangis. Tetap saja kakak perempuanku yang sulung tak dapat membendung isak tangisnya .. ketakutan !

Saat matahari menampakkan sinarnya, Ibu mulai tenang, karena saat itulah Bapak akan pulang.

juga unutk para pejuang : rahimahullah wa ghafarallah ... 
Selalu saja aku minta diceritain kisah ini tiada bosan.
Kelak ini yang membuatku bangga dan makin hormat terhadap Bapak.

Juga rasa hormatku kepada para pejuang.
Sepantasnya mereka mendapat penghargaan yang setinggi-tingginya.

Video
Pidato Mayjen Soeharto saat pengangkatan jenazah dari sumur Lubang Buaya.






ARTIKEL TERKAIT



10 comments

Wah, dulu ke Jakarta mampir kesini, tapi karena keburu waktu cuma bisa nampang selfie selfie di depan gerbang yang ada patung pahlawan revolusi aja#nyeselnggakmasuk

next time semoga berkesempatan .. insyaALlah
terimakasih mbak Iyah .. nice travelling !

Kemaren saat ke Jakarta tak sempat berkunjung ke lubang buaya. Mudah-mudahan kapan2 bisa

Sangat bernilai mas mengetahui (napak tilas) sejarah.

InsyaAllah lain waktu ada kesempatan ya mas Imron. Terimakasih.

dulu pas jaman SD, jalan2nya kesini ini, syerem ih

Sebenarnya peristiwa ini masih simpang siur kebenarannya. YA itulah sejarah kekuasaan dan politk. Kadang harus memakan anak bangsanya sendiri. Kebenaran politik hanya milik bagi pemenang.
Tapi aku nyakin suatau saat, tragedi ini akan semakin terkuak kebenarannya.
Aku kesana sudah lebih dari lima kali.

tempatnya sejuk dengan pepohonan rindang :)

kalo bagi anak2 usia SD ... mungkin menyeramkan yah .. hihi.
terimakasih mbak Fitri :)

Mbak Wahyu di mana?
sambil tanganku awe-awe ... dari jauuuhhhh :)
terimakasih mbak Wahyu jadi tamu di sini, suguhannya cerita sejarah ..hihi.

sebenarnya ...yang benar seperti apaaa yaaa ... pro kontra mewarnai.

Mantab abang udah berkali-kali ke sini.
jepretannya pasti keren2, "tukang photo bukan photographer" tea atuh
... cekidot yuuuk :)

Komentar baik Anda menambah semarak blog ini. Barakallahu fiikum.

Copyright © * Mysweet Ladyluck. All rights reserved.