DAGO PAKAR Goa dikota Bandung.

Bandung merupakan salah satu primadona kota tujuan wisata. Salah satu faktor yang menarik adalah udara yang sejuk, serta hamparan tempat-tempat yang hijau. Saya ajak sahabat jalan-jalan santai sambil menikmati aneka vegetasi.

Piknik gak kudu nguras dompet, penting enjoy bikin senang .. yuuk ! 

DAGO PAKAR 

Merupakan hutan lindung juga sebagai tempat wisata, terletak di daerah Dago, Bandung.Tahun 1965 hutan seluas sekitar 30 ha ini diresmikan sebagai hutan lindung untuk wisata.



Di area ini terdapat 2 buah goa yaitu Goa Jepang dan Goa Belanda


 
Area Dago Pakar ini dikenal dengan THR Taman Hutan Raya. Berbagai jenis tanaman lebih dari 2500 pohon terdiri lebih dari 100 species, antara lain Pinus, Cemara, Kayu Jati, Mahoni, dan lainnya. Suasana sejuk bertambah asri dengan mengalirnya sungai Cikapundung di dalamnya. 

Sesekali kicauan burung Jalak, Kutilang, Perkutut terdengar merdu alami bersahutan dengan bunyi 'tonggeret' yang hidup di pohon.


Goa Jepang
GOA JEPANG

Goa ini adalah goa buatan,  dibuat th 1942, dibuat oleh para pekerja paksa 'romusha' (di masa penjajahan Jepang) yaitu orang Indonesia yang bekerja dibawah paksaan Jepang, tentu saja untuk kepentingan pasukan Jepang dimana pada saat itu digunakan sebagai goa perlindungan dari musuh, juga tempat menyimpan perbekalan senjata dan bahan pangan.

Terletak sekitar kurang dari 1 km dari pintu masuk / ticketing. Di Goa Jepang terdapat 4 pintu masuk, pintu masuk aseli hanya 1, yang lainnya jebakan... beware of jebakan Batman ... alias buntu, hahaha. 

Goa sepanjang sekitar 70 meter ini, berdinding aseli tanah keras berkapur, tidak di cat, tanpa penerangan sehingga gelap. 

Untuk masuk ke dalam goa, saya menggunakan senter yang banyak disewakan seharga Rp 3.ooo / buah. Di dalam goa terdapat bagian yang lebih tinggi, yang dulunya digunakan sebagai tempat tidur. 

Meski gelap namun goa ini bersih dan tidak bau. Sensasi jaman Jepang sangat terasa dengan semakin masuk ke dalam menelusuri goa ini. Terbayang ribuan penduduk Indonesia yang telah berkorban membangun goa ini.


GOA BELANDA

Terletak sekitar 300 meter dari Goa Jepang. Dibuat lebih dulu dari Goa Jepang yaitu th 1918. Goa ini terlihat lebih terawat karena sudah pernah direnovasi, dindingnya sudah disemen sehingga tidak segelap Goa Jepang. 

Awalnya dibuat untuk terowongan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) namun kemudian pecah Perang Dunia II sehingga difungsikan untuk pertahanan dan gudang amunisi bagi tentara Belanda saat itu. 

Di dalam goa terdapat beberapa ruang tidur serta ruang interogasi bagi tawanan.

Menikmati kesejukan THR Taman Hutan Raya, hijau pepohonan, lupakan sejenak kebisingan deru kendaraan perkotaan.


Update Desember 2016.
Wew ... taman yang sejuk, asyeeek nyantei di ayunan. Keluarga mbak Nadj Baroroh piknik ke sini juga. Terimakasih fotonya. Serunyaaa ...

Lanjuuut yuk jalan-jalan ke tempat menarik lainnya ....



ARTIKEL TERKAIT



12 comments

Busettt keren amat. Ingin sekali merasakan sensasi menjelajahi seisi gua. Sayang nya bandung kejauhan

Oh, di Dago ada gua Jepang juga ya? Baru tau, kirain gua Jepang adanya cuma di Sumatera barat aja.s

Bandung pesonanya emang mantap deh.

ntar kalo mas Imron ke Bandung :)

Gua Jepang yang di Sumatera, saya belum ke sana mbak.
Tauuu aja nih mbak Iyah .. travelling kemana-mana :)

terimakasih mas Rudi .. Bandung euy !

Saya belum pernah wisata ke gua mbak, kesannya kok menakutkan yaa.. hehe saya memang penakut nih.. :)

Gua peninggalan jaman dahulu memang unik ya mbak, karena mengandung nilai sejarah tinggi dan pasti ada cerita menarik dibalik pembuatan atau fungsinya. Hebatnya gua-gua ini dibuat oleh rakyat Indonesia meskipun saat itu menjadi pekerja paksa jaman penjajahan Jepang..

asyeeek mba ANjar pura2 takut sambil pegangan bebeb kenceeeng baget ..wkwkwk

Samasekali tidak menyeramkan, THR Taman Hutan Raya suejuuk banget, fresh air :)

Aku penasaran dengan goa jepang dan belandanya. Ingin menguji nyaliku. Apakah disana masih ada penampakan hal-hal goib atau tidak, atau aku hanya ingin numpang tidur. Entahlah.

Entar aku diajak kesana ya ? gratis pastinya.

adek yang gratis abang ngebayarin .. gitu?
hayuuukkk lah semangaaattt :D

selama ini saya belum pernah dengar ada penampakan.
Kalau bang Djangkaru ke sana / numpang tidur .. lalu setelahnya riuh berita ada penampakan ... berarti "hantu"nya ... siapa ?

wkwkwk ... hantu bisa ngeblog :D

Komentar baik Anda menambah semarak blog ini. Barakallahu fiikum.

Copyright © * Mysweet Ladyluck. All rights reserved.